MODE JARINGAN PADA VIRTUAL BOX BESERTA PENJELASANNYA
loading...
Saya kali ini akan membahas mode jaringan pada virtual box beserta penjelasanya, karena kalian harus mengerti dan paham dengan semua pilihan mode jangan itu, biar lancar dan tidak ada kendala.
NOT ATTACH (Tidak Terpasang)
Pada mode ini akan memberitahukan kepada komputer Guest (Tamu) bahwa Ethernet tersedia namun belum ada koneksi.
NAT (Network Addres Translation)
mode ini merupakan mode yang secara otomatis di pilihkan oleh VirtualBox, jika suatu sistem dibuat tanpa memilih,. fungsi mode ini dapat terhubung langsung ke Os host, dan memungkinkan Os host memiliki koneksi internet, maka Os guest secara langsung akan mendapat koneksi internet tanpa melakukan settingan terlebih dahulu.
BRIDGE ADAPTER (Adaptor Ter-Bridge)
mode ini sangat cocok digunakan untuk melakukan simulasi jaringan dan server tang berjalan pada sistem sebagai guest karena VirtualBox akan menghubungkan kesalah satu Eithernet dan menjalankan pertukaran data secara langsung.
INTERNAL NETWORK (Jaringan Internal)
modee ini dapat digunakan untuk berbagai jenis jaringan berbasis Software yang dapat dilihat oleh mesin virtual yang dipilih akan tetapi tiduak untuk aplikasi yang berjalan pada komputer host.
HOST-ONLY ADAPTER (Adapter Hanya Host)
dalam mode ini dapat diartikan atau dianggap sebagai gabungan dari mode Bridge dan mode Internal. dalam mode ini Os guest dapat mengakses Os host dan sebaliknya Os host juga dapat mengakses Os guest.
GENERIK DRIVER (Driver Generik)
mode ini mode yang dapat memungkinkan pengguna untuk memilih driver yang disertakan dengan VirtualBox atau didistribusikan dalam paket ekstensi.
TUTORIAL KONFIGURASI IP ADDRESS STATIC DAN DYNAMIC DI DEBIAN 7
1. pertama harus login root dan masukan passwordnya
2. selanjutnya saya akan ke interfaces, caranya tulis perintah seperti ini nano /etc/network/interfaces dan tulis perintah seperti gambar di bawah ini.
3. selanjutnya saya akan konfigurasi static terlebih dahulu
3. selanjutnya saya akan konfigurasi static terlebih dahulu
4. next, apabila kita sudah mengatur di interfaces buat konfigurasi static lanjutkan ctrl+x terus kita tulis perintah /etc/init.d/networking restart perintah ini untuk merestart interfaces atau menyimpan interfaces kita akan langsung ke tampilan seperti di bawah ini.
5. apabila kalian sama seperti gambar di atas, berarti anda sukses tidak ada yang error pada tulisan di interaces tadi, karena apabila ada yang salah nulis tidak akan sukses menyimpannya.
Selanjutnya ketahui detail tantang static ketik perintah ifconfig akan muncul seperti ini
6. sekarang kita tes ip static tadi caranya
Control panel – network and internet – network and sharing center – change adapter setting – pilih adapter virtual box
seperti gambar berikut.
5. apabila kalian sama seperti gambar di atas, berarti anda sukses tidak ada yang error pada tulisan di interaces tadi, karena apabila ada yang salah nulis tidak akan sukses menyimpannya.
Selanjutnya ketahui detail tantang static ketik perintah ifconfig akan muncul seperti ini
6. sekarang kita tes ip static tadi caranya
Control panel – network and internet – network and sharing center – change adapter setting – pilih adapter virtual box
seperti gambar berikut.
7. Selanjutnya kita langsung tess Ip nya lewat Cmd error apa tidaknya ..
8. apabila Reply berarti anda berhasil dan sebalik nya apabila RTO (Request Time Out) berarti itu error. Konfigurasi static sudah selesai. tinggal Dinamic
9. sekarang Konfigurasi Ip secara Dynamic anda harus rubah dulu pada bagian interfaces, jangan lupa pakai perintah seperti tadi nano /etc/network/interfaces dan rubah yang static menjadi dhcp seperti gambar dibawah ini .
10. penjelasan gambar diatas apa sebab fungsi interfaces diatas di tambah pagar (#) di karenakan fungsi itu di hidupkan atau dimatikan. selanjutnya restart kembali menggunakan perintah seperti tadi /etc/init.d/networking restart
11. kita








